Drupal vs Joomla mana yang cocok untuk anda?
Perdebatan mengenai mana CMS (Content Management System) yang lebih baik antara Drupal vs Joomla memang tidak ada akhirnya.
Kedua buah CMS memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing.
Yang perlu kita perhatikan sebenarnya adalah manakah CMS yang sesuai dengan kebutuhan kita? Apakah Joomla atau Drupal?
CMS Manakah yang Tepat Untuk Anda?
Berikut adalah beberapa perbandingan yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan manakah CMS yang lebih tepat untuk anda gunakan.
Kemudahan Instalasi (Easy-Installation)
Kedua CMS memiliki pre-installation yang cukup mumpuni, instalasi dapat dilakukan dengan sangat cepat dengan menggunakan browser anda. Bahkan beberapa hosting ternama telah menyediakan fasilitas fantastico yang dapat membantu anda dalam menginstall CMS hanya dengan satu click saja. (Memang problem installasi di joomla versi lama cukup memusingkan, namun dengan hadirnya joomla versi terbaru, proses instalasi telah dibenahi sedemikian sehingga tidak kalah dengan drupal.)
Pemenang: seimbang
Arsitektur Program (Architecture)
Dalam hal ini Drupal memiliki arsitektur pemrograman yang lebih terstruktur, oleh sebab itu bagi para programmer web (orang yang mengetahui bahasa PHP, HTML, dsb.) cenderung akan lebih mudah mempelajari coding / program dari Drupal dibandingkan dengan Joomla. Berbagai macam dokumentasi pun lengkap disediakan. Dengan terstrukturnya pemrograman yang diberikan Drupal, maka akan lebih mudah untuk melakukan kustomisasi konten dari website.
Pemenang: Drupal
Performa (Performance)
Drupal memiliki sistem penyimpanan bayangan (cache) yang lebih baik dibandingkan joomla. Hal tersebut dibuktikan melalui grafik yang saya ambil dari sumber: http://www.sooperthemes.com/blog/joomla-15-drupal-61-performance-comparison.html.
Pada grafik disamping dapat kita lihat bahwa Drupal mampu mengalahkan Joomla dalam 4 keadaan.
Fresh Site – No Caching
Saat website awal (tanpa content) pertama kali dibuka tanpa ada cache yang tersimpan sebelumnya.
Fresh Site – Caching
Saat website awal (tanpa content) pertama kali dibuka dengan menggunakan cache yang telah disimpan sebelumnya.
Populated Site – No Caching
Saat website (telah diberi content) pertama kali dibuka tanpa ada cache yang tersimpan sebelumnya.
Populated Site – Caching
Saat website (telah diberi content) pertama kali dibuka dengan menggunakan cache yang telah disimpan sebelumnya.
Dengan demikian Drupal mampu mempercepat pageload ~74% untuk fresh install dan ~86% pada saat website telah diberi konten. Sedangkan Joomla mampu mempercepat pageload ~23% untuk fresh install dan ~20% pada saat website telah diberi konten.
Dilain sisi jumlah file drupal lebih sedikit dibandingkan dengan joomla, sehingga diharapkan dapat mengurangi kemungkinan bug dan memudahkan developer untuk mengembangkan.
Pemenang: Drupal
Kemudahan Administrasi (Back-end User Friendly)
Sebenarnya kemudahan dalam menggunakan halaman administrasi pada sebuah CMS itu tergantung dari user yang bersangkutan. Apabila telah terbiasa dengan joomla maka jelas akan mengatakan bahwa joomla lebih mudah, dan sebaliknya. Namun jika kita andaikan seseorang yang baru memegang CMS, dan dihadapkan pada pilihan mana halaman administrasi yang lebih mudah, saya rasa pilihan akan jatuh pada Drupal, karena halaman administrasi di Drupal sangat jelas dan tidak berbelit-belit.
Pemenang: Tergantung user
Pengembang pihak ketiga (3rd Party Development)
Satu hal yang paling penting dari keberlangsungan sebuah Opensource CMS adalah pengembang pihak ketiga. Dalam hal ini Joomla lebih unggul dari Drupal, karena komunitas pengembang joomla lebih banyak dibanding dengan Drupal. Hal ini terbukti dengan banyaknya modul-modul dan komponen-komponen yang dibuat oleh pihak ketiga untuk joomla. Sedangkan pengembang pihak ketiga untuk Drupal tidak sebanyak yang dimiliki Joomla. Hal ini menyebabkan beberapa pengembang memilih Joomla sebagai CMS yang tepat karena kemudahan dalam mencari component / modules yang terkait.
Pemenang: Joomla
Tampilan dan Tema (Template and Themes – Front-end)
Memang tidak bisa dipungkiri lagi, Joomla unggul jauh dalam hal ini. Berbagai macam tema dan tampilan yang luar biasa memukau bisa diunduh (download) baik itu gratis maupun berbayar. Pengembang pihak ketiga dalam hal tampilan untuk Joomla pun lebih banyak dibandingkan dengan Drupal. Bagi anda yang mengedepankan tampilan maka sangat dianjurkan untuk memilih Joomla, karena anda akan merasa dipuaskan dengan berbagai macam tampilan yang memukau.
Untuk pengguna Drupal, tidak perlu kawatir dengan masalah tampilan / themes, karena Drupal telah menyediakan converter template yang bisa digunakan untuk mengconvert tampilan dari plain design / joomla theme ke drupal template. (Meskipun tidak semua)
Pemenang: Joomla
Fitur Lain (Misc. Features)
Beberapa fitur yang ditawarkan Drupal lebih flexible dibandingkan dengan Joomla.
- Drupal memberikan unlimited category, sedangkan Joomla terbatas.
- Drupal memberikan pembuatan member yang lebih advance (dalam hal permission dan authentication).
- Beberapa referensi mengatakan bahwa Drupal lebih SEO Friendly.
- Fitur Taxonomi Drupal yang tidak dapat ditemukan di Joomla.
- Log report yang advance termasuk dalam error 404, dan lain sebagainya.
Pemenang: Drupal
Kesimpulan
Demikian beberapa hal yang dapat saya bandingkan antara Drupal dan Joomla, semoga dengan adanya artikel ini maka anda dapat menentukan manakah CMS yang lebih cocok untuk anda. Apakah Joomla ataukah Drupal?
Dengan tidak merendahkan kedua belah CMS, saya katakan bahwa Drupal dan Joomla merupakan CMS yang berada diperingkat yang patut untuk anda coba.


12 Comments
Join the discussion and tell us your opinion.
Nah, dari dulu aku cari artikel kayak gini … akhirnya kejawab juga 😀 Terima kasih yah om …
Saya lebih memilih Drupal, karena saya sudah coba CMS yang ada dan Drupal lebih powerfull. Joomla bagus, tapi ekstensionnya juga banyak yang berbayar.. :-S
Wuihhh mantap tenan iki
tapi sejujurnya aku belum pernah coba om drupal ataupun joomla
aku masih setia sama wordpress
Karena bagi newbie seperti ku, wp adalah yang paling mudah
mungkin kedepannya nanti baru akan coba CMS lain
Thanks om pencerahannya (Y)
Kalau saya lebih suka pake drupal….. (Y)
kalau di antara keduanya, pilihan saya tetep ke drupal
Kalo om ardian bilang enakan WPntp klo ane mah ya enakan pk joomla,ane jg Newbi tp dr pertma pke WP,ampe sekarang g ad diapa2in tuh WP,coz g ngerti,lebih simple pke joomla,tp klo drupla g ngerti ane,0% klo msalah drupla.
Wah, kalo ane milih Joomla sob, entah kenapa, soalnya memang Joomla menurut saya lebih enak, mungkin karena udah biasa kali ya?? 🙂
kalo sebelumnya familiar dengan wp, jadi cari refrensi kesono kemari yg bisa menjawab plus dan minus nya, terjawab disini, makasih om informasi lengkapnya
artikel yang mantab ni,,, keren bangett !!!
Btw masalah SEO nya kelihatanya tergantung penguasaan kita juga lebih detail dan lebih ngerti yang mana,cuman untuk pemakaian mungkin WP lebih Mudah dibandingkan dengan drupal dan joomla.
vote saya : semua keren jadi bingung milih nya maklum si newbie
Welehhh,,, keren artikel nya,,
kalau saya si sama bagus nya hehee..
baik drupal dan joomla sama suka nya,kadang pakai ke dua cms tersebut untuk membangun site, tergantung kebutuhan aja,, kalau tampilan grafis dinamis condong ke joomla
kalau ambil lengkap nya drupal aja dech,, hehehe…
Tambah mantep pakek joomla 😀
thanks gan buat informasinya (Y)
tambah pengetahuan deh….
terima kasih